Sekolah Siaga Kependudukan SSK sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Generasi Muda Indonesia
Humas SMP Negeri 1 Salatiga
Sekolah Siaga Kependudukan merupakan sekolah yang dalam proses pembelajarannya mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam semua mata pelajaran. Perlu kita sadari bahwa kita sebagai manusia sebagai pelaku utama dalam kehidupan di dunia ini selalu mempunyai berbagai persoalan baik yang bersifat individu maupun kelompok. Dalam rangka membekali peserta didik untuk menyelesaikan permasalah-permasalah tersebut terkait dengan kehidupan manusia yang merupakan bagian dari permasalah kependudukan makanya diperlukan informasi-informasi yang mendukung berbagai kehidupan manusia untuk menjadi dasar dalam manusia melakukan aktifitas di kehidupan dunia ini.
Berbagai macam materi pendidikan kependudukan yang dapat diintegrasikan ke dalam materi pelajaran di jenjang SD, SMP dan SMA/SMK meliputi Jumlah dan pertumbuhan penduduk, penduduk usia remaja, penduduk usia produktif, penduduk usia lanjut, urbanisasi dan perkembangan perkotaan. Materi tersebut sangat penting untuk menjadi bahan kajian peserta didik mengingat materi tersebut sangat berdampak pada kehidupan manusia dan untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut perlunya tindakan dari masyarakat. Dan alangkah baiknya bila materi kependudukan tersebut sudah diterima oleh peserta didik pada saat berada di jenjang SD, SMP dan SMA/SMK melalui program Sekolah Siaga Kependudukan.
Kegiatan pendukung program sekolah siaga kependudukan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah kegiatan ekstra kurikuler yaitu PIK/R (Pusat Informasi Konseling) Remaja. PIK/R ini merupakan suatu wadah bagi remaja untuk berbagi informasi terkait dengan dunia remaja sehingga dengan PIK/R harapannya remaja menjadi agen perubahan dan teladan bagi sesamanya. Lebih dari 60 persen para remaja kita senang dan percaya untuk kepada teman sebayanya untuk berbicara atau “curhat” dibandingkan kepada guru atau orangtuanya. Dengan demikian PIK/R dapat menjadi media bagi kita untuk membagikan informasi-informasi yang perlu dimiliki para remaja agar para remaja dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan dan tujuan pendidikan yang ada di Indonesia. Salah satu program PIK/R adalah mengatakan tidak kepada remaja untuk tiga hal yaitu tidak melakukan seks sebelum menikah, tidak minum Narkotika,psikotropika dan zat aditif lainnya dan tidak melakukan pernikahan dini. Atau lebih kerennya dengan salam genre bagi remaja, genre atau generasi berencana. Dalam salam genre ini terdapat kegiatan yang membekali para remaja untuk bisa merencanakan kehidupannya sejak dini. PIK Remaja ini juga menjadi media mengembangkan bakat dan minat para remaja. Melalui hoby yang dimiliki bisa meningkatkan kompetensi diri dibidang non akademik serta menumbuhkan rasa percaya diri, bertanggungjawab, kepedulian sosial, lingkungan dan masih banyak lagi efek penyerta positif yang ada dalam kegiatan ini.
Pojok Kependudukan bagian yang tidak terpisahkan dari Sekolah Siaga Kependudukan. Pojok kependudukan merupakan sarana dan prasarana peserta didik untuk membaca atau berliterasi tentang materi-materi terkait dengan pendidikan kependudukan serta permasalahan-permasalahan kependudukan. Ada kalanya pojok kependudukan sebagai tempat untuk sharing atau berdiskusi antar peserta didik satu dengan yang lain atau bisa juga hanya sebagai tempat ngobrol untuk menentukan kegiatan PIK Remaja yang ada.
Dari beberapa hal yang kami sampaikan di atas, maka dari itu tidak salah bahwa Sekolah Siaga Kependudukan dapat memberikan warna kegiatan yang positif bagi remaja di jenjang SD, SMP dan SMA/SMK yang selaras dengan peningkatan kualitas generasi muda remaja Indonesia.
.png)
Pojok Kependudukan di SMP Negeri 1 Salatiga
.png)
Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Kependudukan di Kota Salatiga
.png)
Kegiatan PIK Pendukung Sekolah Siaga Kependudukan
Penulis :
Ratna Dhianawati, M.Pd.
(Pembina SSK dan PIK/R Grissa SMP Negeri 1 Salatiga)

