Maket Sekolahku

Apa itu Maket?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Maket adalah bentuk tiruan (gedung, kapal, pesawat terbang, dan sebagainya) dalam tiga dimensi dan berskala kecil. Maket biasanya terbuat dari kayu, kertas, tanah liat, dan sebagainya. Maket berguna untuk menampilkan gambaran visual mengenai bangunan atau area yang dimaksud dengan skala yang tepat, tanpa perlu mengamati langsung objek aslinya.

Maket banyak digunakan pada bidang rekayasa, arsitektur, pembuatan film, strategi militer, pemasaran dan juga sebagai hobi. Masing-masing bidang tersebut mungkin memanfaatkan maket untuk tujuan yang berbeda-beda. Akan tetapi, maket pada dasarnya berlandaskan pada prinsip yang sama dan harus memenuhi beberapa prasyarat umum untuk tetap dapat digunakan. Perincian prasyaratnya sangat bergantung pada kebutuhan pemodelnya.

Untuk menjadi maket yang sebenarnya, semua aspek yang bersangkutan harus dimodelkan secara tepat, seperti ciri-ciri bahannya, sehingga hubungan antara model dan objek aslinya dapat bertahan.

Secara bahasa maquette merupakan sebuah demonstrasi yang bertujuan untuk meningkatkan tampilan umum atau sesuatu dari yang kita rencanakan. Dalam dunia arsitektur maket adalah model miniatur atau tiruan dari obyek bangunan yang diperkecil dengan skala tertentu.

Maket juga bisa diartikan sebagai miniatur atau bentuk tiruan yang menyerupai rumah, gedung, pesawat, kapal dan benda lainnya yang ukurannya lebih kecil.

Maket merupakan miniatur konstruksi yang dibuat dalam bentuk tiga dimensi untuk memudahkan visualisasi hasil rancangan baik berupa rancangan struktur, interior, eksterior, ataupun siteplan.

Apakah tujuan dan fungsi dibuatnya Maket?

Selain sebagai media promosi dan pengenalan tentang bangunan, maket juga dapat mengenalkan bentuk geometri sehingga cocok juga untuk media pembelajaran di sekolah baik materi geografi atau mata pelajaran lainnya.

Dalam dunia arsitektur, maket bukanlah merupakan hal asing. Penggunaannya sangat diperlukan pada karya arsitektur, Dengan adanya maket para arsitek bisa menjadikannya sebagai representasi dari keadaan sebenarnya menuju keadaan yang akan diciptakan. Jika dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan maket, maka dalam bahasa Inggris disebut dengan mock-up. 

Maket memiliki tujuan dan fungsi sebagai media pembelajaran. Menurut Prastowo (2015: 238) menyatakan bahwa:

  1. Menyederhanakan objek atau benda yang terlalu sulit, terlalu besar, atau terlalu mahal jika dihadirkan di kelas secara langsung dalam bentuk aslinya.
  2. Memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik terhadap suatu objek atau benda, meskipun hanya bentuk tiruan.
  3. Memudahkan penjelasan tentang suatu objek atau benda dengan menunjukan tiruan benda aslinya.

 

Bagaimana dengan SMP Negeri 1 Salatiga?

SMP Negeri 1 Salatiga yang dibangun mulai 1 Juni 2028 dan diresmikan pada 1 Juni 2030 dengan nama sekolah MULO (Meer Uitgebreit Lager Onderwijs ), berada di jalan Kartini No.24 dengan luas lahan 9.128 m2

Sebagai sekolah yang punya nama besar di Salatiga, SMP Negeri 1 Salatiga mempunyai maket yang dibuat oleh tim pengembang sekolah pada tahun 2010.

Adapun visualisasinya sebagai berikut.

Sekolah sebagai institusi, memberdayakan tim pengembangnya untuk membuat maket sekolah dengan tujuan dan fungsi sebagai berikut.

  1. Memberikan media bagi guru khususnya IPA dan IPS sehingga kegiatan pembelajarannya lebih menarik, esensi materi pelajaran lebih dipahami, siswa tidak bosan, dan siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar seperti mengamati, melakukan, mendemontrasikan, memerankan, dan lain-lain.
  2. Sebagai acuan atau pedoman bagi pemangku kepentingan, kepala sekolah maupun tim pengembang sekolah pada saat akan merencanakan sekaligus melakukan pengembangan fisik sekolah.
  3. Sebagai kontrol bagi warga sekolah terhadap apa yang diprogramkan sekolah terutama terkait dengan pembangunan fisik sekolah.

Penulis berharap suatu saat dihari dibulan ditahun yang baik akan dapat mewujudkan tampilan fisik sesuai dengan gambar maketnya, aamiin aamiin Ya Rabbal’alamiin.

 

Penulis

Sumarno, S.Pd.

Guru IPA dan pengemban tugas tambahan di urusan sarana prasarana SMP Negeri 1 Salatiga

GALLERY

Humas SMP Negeri 1 Salatiga

-