Kreatifitas Dalam Kanvas Baru di Masa Pandemi
Admin SMP N 1 Salatiga
Melukis - Suatu kata yang tidak asing dari telinga bukan? Pada zaman sekarang, sudah tidak sedikit lagi orang yang bekerja sebagai pelukis. Bahkan semakin banyak bibit bibit pelukis berbakat yang telah lahir dan menunggu waktu untuk mereka bersinar. Namun, apakah kegiatan melukis masih dapat dilakukan pada masa pandemi seperti ini? Namun, di masa pandemi ini, SMP Negeri 1 Salatiga membawakan berita bahagia karena telah berhasil melangkahkan kaki nya menuju tingkat Provinsi dalam perlombaan adiwiyata sekolah tahun 2022 kali ini.
Usaha demi usaha telah di lakukan SMP Negeri 1 Salatiga untuk memenangkan lomba adiwiyata tingkat Provinsi ini. Salah satunya adalah memberikan kesempatan untuk peserta didik yang berbakat dalam melukis untuk berkarya dengan melukis dinding sekolah. Dari ratusan bibit bibit unggul yang di miliki oleh SMP Negeri 1 Salatiga, hanya 13 anak terpilih yang dapat menuangkan imajinasinya pada dinding wastafel. Berikut adalah nama dari ke-13 anak tersebut:
- Evan Shallom Sangkakala/VIIA
- Jianisa Arsyilla Shovyna/VIIIA
- Bunga Alliya/VIIIB
- Marcellino Aeron Kuswardoyo/VIIIB
- Honest Air Vanatirta/VIIIC
- Nadia Indhira Setyanto/VIIIC
- Ni Made Tiara Pratistha Jiwanatha/VIIIC
- Aldrich Akwa nadhif/VIIIE
- Gabriel Aryo Narendra Wahyudi/VIIIF
- Aubrey Hardiani Widya Hartono/IXA
- Mada Pusparani/IXB
- Salsabil Nabilah Khoirunisa/IXD
- Fatma Nur Imanubila/IXF
Dengan tema Tropical dan ukuran dinding yang 2 kali dari kanvas sedang, para pelukis muda ini dapat menyelesaikan karya nya dalam jangka waktu 3 hari. Mereka yang telah dipilih menggunakan waktu dengan sebaik baiknya agar tetap dapat menyelesaikan tugas dan perkerjan yang telah di percayakan oleh para guru.
Banyak warga sekolah yang telah berusaha untuk membuat sekolah kita memenangkan lomba adiwiyata tingkat Provinsi ini. Nah, kalau mereka bisa, kenapa kalian tidak? Mari kita bersama membawa nama SMP Negeri 1 Salatiga ke tingkat nasional.
Penulis: Ni Made Tiara Pratistha Jiwanatha/VIII C-22
Editor : F. Denie Wahana, S.Kom.

_1.jpg)