Irama Kesuksesan Duta Bahasa SMP Negeri 1 Salatiga Tahun 2021

Jaman melek teknologi seperti saat ini memang sangat membantu aktivitas masyarakat. Mulai dari aktivitas pembelajaran, pekerjaan, bahkan dari segi penerimaan informasi dan komunikasi pun menjadi mudah dengan adanya teknologi. Meski begitu, tetaplah zaman melek teknologi seperti saat ini memiliki sisi buruk. Budaya yang ada di Indonesia nampak memprihatinkan nasibnya lantaran generasi muda zaman sekarang tidak terlalu minat mempelajari budaya yang ada di Indonesia, padahal di tangan muda-mudi inilah keberadaan budaya tetap lestari.

Dalam misi melestarikan budaya yang ada di tanah Jawa, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melakukan upaya untuk memberikan wadah bagi generasi muda agar mereka memiliki peluang untuk melestarikan bahasa dan sastra Jawa. Upaya-upaya ini dikemas dalam sebuah kegiatan, yaitu Festival Tunas Bahasa Ibu yang berisi serangkaian lomba untuk peserta didik tingak sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Jawa Tengah.

Brama Listya, peserta didik SMP Negeri 1 Salatiga, terpilih menjadi peserta Festival Tunas Bahasa Ibu. Perjalanannya dimulai ketika ia mengikuti salah satu ajang lomba dari Festival Tunas  Bahasa Ibu dan berhasil mendapatkan juara pertama ketika ia berlomba di tingkat kota. Keberhasilannya itu mengantarkan sosok yang kerap disapa Brama ini menuju tingkat provinsi.

Lomba tingkat provinsi ini diadakan di Hotel Lorin, Solo, dan dibagi menjadi dua sesi di mana hari Sabtu yang berlomba adalah peserta putra dan hari Minggu yang berlomba adalah peserta putri, sedangkan hari Jumat, digunakan sebagai malam pembukaan.

Perjalanan panjang yang dilalui Brama Listya ini membuatnya menjadi siswa yang memiliki semangat tinggi untuk berlatih demi mencapai sesuatu yang diinginkan. Sikap sportif dan tekun yang ia miliki membuatnya menjadi sosok yang mudah menerima lampiran materi perlombaan yang ia ikuti.

Perlombaan tingkat provinsi yang Brama lalui memang tidak membuatnya lolos, namun, ia memiliki prinsip, “Nggak lolos itu nggak apa-apa, yang penting dapat pengalaman, karena aku ikut itu tujuannya untuk melegakan yang nyelenggarain, supaya penyelenggaranya lega kalau bahasa Jawa itu belum punah. Aku (merasa) dapat misi dari sana. Misinya apa? Misinya yaitu dalam setiap hari, aku harus melestarikan bahasa Jawa. Itulah yang terpenting bagiku.”

Walau Brama tidak lolos pada tingkat provinsi, itu tidak mematahkan semangatnya untuk membimbing dan membantu seluruh murid-murid di SMP Negeri 1 Salatiga untuk memahami dan mengenal lebih dekat bahasa Jawa. Dengan sikap sportif, friendly, ramah, mudah bergaul, sering membantu orang-orang yang hadir kepadanya, serta rendah hati, membuatnya menjadi Duta Bahasa Jawa SMP Negeri 1 Salatiga.

Semoga dengan adanya Duta Bahasa Jawa SMP Negeri 1 Salatiga memudahkan peserta didik yang memiliki ketertarikan dengan bahasa Jawa menjadi mudah mengembangkan kegemarannya, karena secara tidak langsung, mereka dibimbing oleh sosok yang sudah memiliki pengalaman di bidangnya.

Pun dengan prestasi yang Brama Listya raih, kami harap peserta didik lainnya, terutama adik kelas dapat mengikuti jejak yang Brama Listya torehkan semasa menjadi siswa di SMP Negeri 1 Salatiga.

 

Pembina :

1. Dra. Dayah Sulimah

2. Wulan Susanti, S.P.d 

 

--------------------------------------

Penulis 1: Brama Listya/ VIII-A

Penulis 2 : Frigia Augusta Castar Lovefly/ VIII-C

Editor : F. Denie Wahana, S.Kom.

GALLERY

Admin SMP N 1 Salatiga

Admin Web SMP N 1 Salatiga

Tinggalkan Komentar